Bertemu Wapres Gibran, KOPRI PB PMII Perkuat Peran Perempuan Muda dalam Agenda Pembangunan

KOPRI.ID - KOPRI PB PMII melakukan audiensi dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Audiensi tersebut membahas penguatan peran perempuan muda, khususnya kader KOPRI, dalam mendukung program strategis pemerintah, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pengembangan kompetensi di bidang teknologi dan sains pada Senin (5/12). 

Ketua Umum KOPRI PB PMII Wulan Sari, mengatakan audiensi itu menghasilkan sejumlah arahan langsung dari Wakil Presiden, terutama terkait posisi KOPRI sebagai organisasi perempuan berbasis kampus dengan jaringan nasional yang luas.

“KOPRI hari ini memiliki kader yang tersebar di 1.670 kampus di seluruh Indonesia, yang seluruhnya merupakan mahasiswa putri. Ini menjadi potensi besar untuk berkontribusi aktif dalam agenda pembangunan nasional,” ujar Wulan Sari.

Dalam pertemuan tersebut, KOPRI PB PMII menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Wakil Presiden, atas dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis. 

Menurut Wulan, pelaksanaan MBG melibatkan banyak perempuan, terutama dalam pengelolaan dapur layanan MBG, sehingga diperlukan pelibatan yang lebih inklusif dan afirmatif terhadap perempuan.

Selain itu, KOPRI PB PMII juga menyerahkan Jurnal KOPRI kepada Wakil Presiden. 

Jurnal tersebut berisi kumpulan karya tulis ilmiah kader KOPRI yang secara khusus menyoroti Program MBG, mulai dari pengembangan aplikasi, sistem pengawasan, hingga riset lapangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Jurnal ini merupakan kontribusi intelektual kader KOPRI untuk mendukung sekaligus mengawal program pemerintah secara berbasis riset dan data,” kata Wulan.

Wulan menambahkan, Wakil Presiden Gibran memberikan arahan agar KOPRI menjadi garda terdepan organisasi perempuan dalam pemberdayaan anak muda, terutama di bidang pengembangan kompetensi dan pengetahuan menghadapi kemajuan zaman, seperti kecerdasan buatan (AI), coding, serta keilmuan STEM.

Arahan tersebut akan ditindaklanjuti melalui kolaborasi yang lebih sinergis antara Wakil Presiden dan KOPRI PB PMII. Salah satunya dengan rencana kehadiran Wakil Presiden dalam agenda besar KOPRI pada Februari 2026 yang akan melibatkan santri dan mahasiswa se-Jabodetabek.

Dalam bidang advokasi keperempuanan, Wakil Presiden juga mengafirmasi gerakan KOPRI dalam pencegahan kekerasan seksual di kampus dan masyarakat. Ia menyatakan kesiapan mendukung serta melibatkan KOPRI dalam program pencegahan stunting bagi perempuan dan anak.

“Harapan beliau, KOPRI sebagai organisasi perempuan muda mampu melahirkan generasi masa depan yang lebih sehat, terampil, dan memiliki wawasan yang luas,” ujar Wulan.

Selain itu, Wakil Presiden turut mendukung Program KOPRI Magang sebagai bagian dari pengembangan kapasitas kader dan mahasiswa.

Ia juga menyarankan adanya lokus pemagangan strategis yang dikhususkan bagi kader KOPRI melalui KOPRI PB PMII, sehingga sejalan dengan program pemerintah sekaligus bermanfaat bagi peningkatan kompetensi generasi muda.**