KOPRI PB PMII Melalui KOPRI Peduli Salurkan Bantuan untuk Kader dan Masyarakat Terdampak di Padang
KOPRI.ID — Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Besar PMII menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada kader KOPRI serta masyarakat terdampak di Padang. Penyaluran bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian organisasi terhadap sesama, khususnya di tengah situasi sulit akibat bencana pada Sabtu (20/12).
Bantuan diserahkan secara langsung kepada para penerima sebagai bentuk solidaritas dan kehadiran KOPRI dalam merespons kondisi darurat yang dialami kader dan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran KOPRI sebagai organisasi perempuan yang konsisten mengedepankan nilai kemanusiaan dan keberpihakan pada kelompok rentan.
Ketua Bidang Sosial Shirta menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk tidak tinggal diam ketika kader dan masyarakat menghadapi musibah.
“KOPRI hadir bukan hanya sebagai organisasi kaderisasi, tetapi juga sebagai ruang pengabdian. Ketika ada saudara-saudari kita yang terdampak, sudah menjadi tanggung jawab moral untuk saling menguatkan dan membantu,” ujarnya.
Selain ditujukan kepada kader KOPRI yang terdampak, bantuan tersebut juga disalurkan kepada masyarakat sekitar yang turut merasakan dampak bencana. Hal ini sejalan dengan semangat KOPRI yang menempatkan nilai kemanusiaan di atas sekat-sekat identitas organisasi.
Menurut Shirta, solidaritas dan gotong royong menjadi kunci dalam menghadapi situasi krisis. Oleh karena itu, KOPRI terus mendorong seluruh elemen kader untuk menumbuhkan kepekaan sosial dan memperkuat jejaring solidaritas di berbagai daerah.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan menjadi penguat moral bagi para penerima. Lebih dari sekadar bantuan materi, ini adalah pesan bahwa mereka tidak sendiri,” tambahnya.
Ke depan, KOPRI PB PMII berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan serta memperkuat respons cepat organisasi terhadap berbagai persoalan sosial dan kebencanaan di Indonesia.**